Wisata Legendaris Alcatraz di Amerika Serikat Penjara 2021

Wisata Legendaris Alcatraz di Amerika Serikat Penjara 2021 – Terbebas dari pendramaan suasana bui dalam bermacam film bertemakan kesalahan, bui di bumi jelas senantiasa mengerikan bila dicerminkan jadi tempat menempuh hari- hari. Ini sebab bui ialah tempat di mana para pelakon kesalahan khusus mendekam menempuh ganjaran, dengan bermacam ketentuan yang menghalangi hak serta independensi.

cometoohiopyle.com – Hendak namun, tidak seluruh bui semacam itu kenapa. Lebih persisnya, terdapat sebagian bui yang tidak lagi mengerikan sebab alibi di atas. Bui Alcatraz di California, Amerika Sindikat misalnya. Semenjak ditutup pada tahun 1963, tempat itu berganti jadi destinasi darmawisata kesukaan. Terkini, Italia pula hendak merevitalisai bui Santo Stefano jadi destinasi darmawisata.

Wisata Legendaris Alcatraz di Amerika Serikat Penjara 2021Wisata Legendaris Alcatraz di Amerika Serikat Penjara 2021

Bui Santo Stefano luang dipahami tahanan serta sempat jadi penginapan cuma- cuma untuk kompetitor negara

Bui Santo Stefano ditutup pada tahun 1965, 2 tahun sehabis Alcatraz yang terkenal itu. Terdapat di pulau bernama Santo Stefano di laut Tyrrhenian, bui ini dibentuk pada akhir era ke- 18 bersumber pada bentuk sangat sempurna pada era itu ialah panopticon yang didesain oleh filsuf Inggris sekalian pakar filosofi sosial, Jeremy Bentham.

Bentuk panopticon ini mengangkat konsep gedung melingkar. Seluruh sel bui Santo Stefano ditempatkan pada bagian bangunan mendekati tapal jaran, serta bagian yang lain difungsikan selaku zona inspeksi. Bentuk ini membolehkan tahanan terawasi dengan gampang apalagi oleh satu orang pengawal.

Walaupun dengan cara teoritis gedung Santo Stefano amat sempurna, para tahanan senantiasa menciptakan antara buat memberontak. Semacam dikutip dari Denah Obscura, makar terbanyak terjalin pada tahun 1860. Sebesar 800 tahanan sukses memahami bui sampai memproklamasikan berdirinya Republik Santo Stefano. Republik ini cuma berdiri sebagian bulan saja.

Santo Stefano luang pula jadi penginapan cuma- cuma untuk para rival politik rezim fasis Italia di bentang tahun 1930- an sampai 1940- an. Mantan kepala negara Italia Sandro Pertini yang berprofesi dari tahun 1978 sampai 1985, serta salah satu Penggagas Uni Eropa Altiero Spinelli merupakan 2 dari demikian figur populer yang sempat mendekam di Santo Stefano.

Revitalisasi bui Santo Stefano merupakan usaha penguasa Italia buat melestarikan asal usul era kemudian sembari memerhatikan era depan.

Baca Juga : Tren Wisata Vaksin Perjalanan ke Amerika Serikat 2021

Sehabis demikian lama terlantar bersama potong asal usul serta cerita era dulu sekali, penguasa Italia kesimpulannya mulai sungguh- sungguh mau menghasilkan Santo Stefano selaku destinasi darmawisata. Dikutip dari CNN, tadinya pulau tempat bui ikonik ini berdiri cuma diakses oleh scuba divers serta mereka yang bertugas di kapal penangkap ikan. Turis pula dapat singgah dengan menjajaki rekreasi berpemandu. Cuma saja akses ke pulau itu tidak sedemikian itu mensupport.

“( Dikala ini) tidak terdapat pencerahan, tidak terdapat air yang mengalir serta aksesnya susah,” tutur administratur Italia yang memantau cetak biru revitalisasi Santo Stefano, Silvia Costa pada CNN.

Dalam perihal ini penguasa Italia sudah mempersiapkan anggaran sebesar 86 juta dolar Amerika Sindikat ataupun sebanding Rp1, 2 triliun buat merevitalisasi Santo Stefano yang apalagi tidak memiliki bandar. Penyembuhan hendak melingkupi pembuatan museum terbuka mengenai cerita bui serta figur berarti yang sempat mendekam di situ.

Tidak hanya itu, salah satu ruang yang tadinya jadi tempat para tahanan membuat roti hendak dipugar jadi kedai kopi dengan halaman teras yang bagus. Costa berkata dari ujung ini turis esoknya bisa melihat mentari terbenam dengan sempurna.

Costa pula menekankan jika revitalisasi Santo Stefano tertuju buat melestarikan bagian asal usul di era kemudian sekalian memerhatikan era depan. Esoknya, tempat ini diharapkan dapat jadi pusat untuk akademisi bumi yang memiliki ketertarikan dengan isu- isu penting semacam hak asas orang( HAM), independensi berdialog, kebangsaan Eropa serta perbincangan Mediterania.

Cetak biru revitalisasi bui Santo Stefano ini diharapkan beres pada tahun 2025. Sehabis beres, bui yang luang populer mengerikan ini dapat jadi ramah ditatap mata. Gimana, berkeinginan buat singgah?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *